tribunnews.com - TANJUNG REDEB - Tak ingin kasak kusuk seputar video asusila Berau Membara terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur membentuk tim untuk melakukan penyelidikan seputar pelaku dan peredaran video tersebut.
Video asusila yang diduga diperankan SR, seorang oknum pegawai bagian Humas Pemkab Berau ini mulai beredar mulai sepekan lalu. Sekretaris Kabupaten, Ibnu Sina Asyari membentuk tim yang terdiri dari berbagai unsur terkait.
"Sebenarnya, kita memang ada bagian hukum disiplin, namun karena ini juga menyangkut tindak pidana makanya perlu dibentuk tim khusus. Ini sesuai dengan PP 53 Tahun 2010. Tim dipimpin Asisten III dengan anggota dari instansi terkait, yaitu dari bagian Humas sendiri, Inspektorat, dan Bawasda," kata Ibnu Sina, ketika ditemui Tribunkaltim.co.id (grup Tribunnews.com) usai menggelar rapat terkait video tersebut.
Video berdurasi 13 menit 3 detik tersebut mempunyai kualitas gambar yang bagus sehingga wajah kedua pelaku terlihat jelas.
Video direkam dengan menggunakan handycam, sebagaimana terlihat di bagian akhir video, si pelaku pria terlihat memegang handycam. Lampu indikator terlihat menyala merah.
SR sebelumnya telah diperiksa oleh atasan langsungnya, Kepala Bagian Humas Pemkab Berau, Mappasikra Mappaseleng.
Menurut Mappasikra, SR telah mengakui kebenaran dirinya sebagai pelaku dalam video tersebut. Namun, setelah diperiksa Kabag Humas, SR tidak lagi terlihat di Berau. Sementara, peredaran video tersebut menjadi kian marak.
--------
klo mau tau videonya kayak apa.. cek disumbernya aja deh gan...