VIVAnews Forums
MAINTENANCE
"VIVAForum sedang dalam perbaikan gan... tunggu kejutan dari kami." Facebook | @VIVAforum


Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 12 June 2015, 15:07
animarisa's Avatar
animarisa Female animarisa is offline
Senior Member
 
Join Date: May 2014
Location: 20
Posts: 573
Thanks: 0
Thanked 3 Times in 3 Posts
animarisa is an unknown quantity at this point
Default Alasan Di Balik Warna Merah, Kuning Dan Hijau Lampu Lalu Lintas!


Kamu pasti tahu dong lampu lalu lintas yang selalu ada di perempatan maupun pertigaan jalan raya. Fungsinya adalah mengatur ketertiban dari empat maupun tiga arah jalan supaya tidak terjadi kecelakaan.

Biasanya warna merah artinya kamu mesti berhenti, kuning artinya berhati-hati, sedangkan kalau lampu hijau sudah menyala, itu artinya kamu sudah boleh berjalan kembali. Kenapa mesti tiga warna ini ya? Kenapa nggak warna lain?

Quote:
Dikutip brilio.net dari laman Todayifoundout.com, Minggu (10/5), skema warna ini dipergunakan pertama kali oleh industri kereta api pada tahun 1830-an. Nah, pada saat itu, warna-warna ini digunakan supaya masinis dapat tahu kapan waktunya mesti berjalan, kapan harus berhenti.
Saat ini, warna hijau digunakan sebagai tanda kamu boleh berjalan. Tapi tahu nggak, pada saat pertama kali dipergunakan, jika warna hijau menyala, justru kamu harus berhati-hati, sedangkan ketika warna putih menyala, kereta baru boleh berjalan.

Tapi penggunaan warna putih ternyata menimbulkan banyak masalah. Contohnya insiden tahun 1914 dimana lensa berwarna merah jatuh dari tempatnya, sehingga yang terlihat adalah warna putih dari lampu. Kereta yang mengira lampu yang menyala adalah warna putih, sehingga ia terus berjalan, dan akhirnya malah menabrak kereta yang lain. Maka dari itu kemudian disepakati perubahan warna, merah artinya berhenti, hijau artinya berjalan, sedangkan untuk tanda hati-hati digunakan warna kuning.

Penggunaan skema warna ini digunakan pertama kali di London, Inggris pada tahun 1865. Banyak pejalan kaki yang terganggu dengan lalu lintas kendaraan yang pada waktu itu masih menggunakan kuda. John Peake Knight, seorang manaJer kereta api mengusulkan untuk menggunakan metode semaphore di jalan dimana pada siang hari polisi akan bertugas untuk menggerakkan tuas-tuas ke atas dan ke bawah untuk mengatur lalu lintas sedangkan pada malam hari, menggunakan warna merah dan hijau seperti yang digunakan pada jalur kereta.

Ide John diterima dan sistem ini mulai diberlakukan pertama kali pada tanggal 10 Desember 1868 di persimpangan Great George dan Bridge Street London.

Namun yang pertama menggunakan sistem merah, kuning, dan hijau adalah kota Detroit, Michigan pada tahun 1920, ketika Willian L. Potts menemukan empat arah dengan tiga warna sinyal seperti yang digunakan dalam sistem kereta api.

Sejak saat itu mulai berkembang metode-metode dari yang masih manual sampai yang otomatis berganti warna setiap ada kendaraan yang lewat, seperti yang dipergunakan sampai saat ini di seluruh dunia.


Spoiler:
Sumber: Brilio.net
Reply With Quote
  #2  
Old 12 June 2015, 16:09
ikada's Avatar
ikada ikada is offline
Platinum Member
 
Join Date: Apr 2011
Location: pati
Posts: 24,709
Thanks: 80
Thanked 421 Times in 306 Posts
ikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top memberikada super top member
Default

walah ternyata dulu ada warna putih juga ya baru tau ane gan
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 04:05.